3 Hari 9 Resep, Siswa SMA MUH1BA Dimentori Ketua Asosiasi Makanan Minuman Jawa Timur Korda Lamongan
Suasana penuh antusias serta bahagia terlihat dari para siswa kelas XII saat masuk gerbang SMA MUH1BA. Mereka bersiap untuk mengikuti pelatihan pengembangan skil tata boga yang dilaksanakan pada 10-12 November 2025. Pelatihan ini terlaksana atas kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Koko Nono yang bertempat di kecamatan Kedungpring.
Pelatihan tata boga ini dimentori oleh instruktur berpengalaman Sri Wahyuni yang telah malang melintang membersamai para chef diberbagai Balai Latihan Kerja yang ada di Indonesia, khusunya di Jawa Timur. Beliau juga menjadi fasilitator di Balai Latihan Kerja (BLK) Lamongan.
Sri wahyuni merupakan alumni SMA MUH1BA (Al Muh1ba) yang sukses menjadi pengusaha makanan olahan di Kabupaten Lamongan. Ia juga menjadi ketua Asosiasi Makanan Minuman Jawa Timur (AMJ) Korda Kabupaten Lamongan. Pada tahun 2020 TIMES Indonesia, media online berjaringan No 1 di Indonesia, menobatkan Sri Wahyuni sebagai Women of The Year Lamongan dalam even tahunan bertajuk Anugerah TIMES Indonesia (ATI) 2020.
Pelatihan ini akan didampingi beberapa fasilitator lulusan BLK yang sudah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelatihan yang diselenggarakan 3 hari ini akan mempelajari 9 resep masakan, diantaranya resep street food. Kami berharap setelah pelatihan ini anak-anak bisa menciptakan peluang bisnis disektor kuliner dengan modal dan fasilitas yang minim. Ujar wanita yang akrab dipanggil bu yuni saat membuka pelatihan.
Sementara itu dalam sambutannya waka Humas menyampaikan terimakasih kepada LPK Koko Nono yang sudah 2 tahun ini melatih skil anak-anak dibidang tata boga, dari pelatihan yang dilakukan beberapa hari ini ada beberapa siswa yang setelah lulus melanjutkan bisnis kuliner di kampungnya dengan pendampingan dari fasilitator yang ada di LPK Koko Nono.
Pelatihan tata boga ini diharapkan dapat membantu siswa-siswi SMA MUH1BA dalam mengembangkan keterampilan dan minat mereka di bidang kuliner. Selain itu, pelatihan ini juga dapat membantu siswa menjadi lebih mandiri dan percaya diri dalam menghadapi tantangan hidup. Tutupnya.
Humas |
Tim Media MUH1BA |
10 Nov 2025